- Mentari, Menghangatkan hati, membakar semangat, menerangi jiwa.
- Mentari, walau jauh namun dia selalu berusaha menitipkan cahayanya pada rembulan 'tuk menerangi malammu.
- Mentari, kau satu di antara berjuta bahkan lebih bintang di langit mungkin yang lebih besar dan lebih terang dari dirimu. Namun hanya kau yang memberi kehidupan.
- Sejauh Pluto, sedalam samudara, selebat lembah . Mentari, kau tak lelah menebar anugrah yang kau miliki.
- Mentari, saat terbit dan tenggelam kau begitu indah.
- Mentari yang setia, walau kadang menghilang namun dia selalu datang menghangatkan harimu.
- Sang Mentari kian redup ditelan samudra ufuk Barat namun 'kan kembali merekah di ufuk Timur.
- Mentari, dia tak harus pamit tuk pergi, tak harus berjanji tuk kembali. Yang pasti dia masi setia pada prinsipnya.
- Mentari, walau kadang dia terik tapi demi menumbuhkan awan 'tuk menyirami bumi.
- Mentari, Jangan bilang dia arogan saat bintang2 menjauh. Dia hanya ingin menunjukkan keperkasaannya.
- Mentari, Jangan bilang dia kejam saat memanggang bumi. Dia hanya ingin menjaga kehormatannya.
- Hembusan angin malam yang dingin menusuk dalam hingga ke tulang, Kusadar kumerindu akan hangatmu sang Mentari.
- Mentari, pagi ini belaian hangatmu tak mampu mengalahkan dinginnya selimut malam setelah ku lelah menjaga malam.
- Embun pagi sang selimut malam terhapus oleh hangatnya sang Mentari di hamparan rumput yang segar.
- Mentari semakin meninggi, hari semakin panas, danau semakin menyusut.
- Sehr ada 24 jam, sepkn ada 7 hr, sthn ada 365 hr. Tealh 7305 hari kau bersama Menari. Seteguh dirinya menyinari kehidupan hingga hari akhir. SELAMAT ULANG TAHUN.
- Menatap Mentari di hr ulang thn tersa hidup kembali membawa harapan baru
- Mentari, sembunyi di balik badai siap menorehkan pelangi.
- Cang, tau tidak? skrg sy baru saja menyaksikan Mentari menorehkan pelangi. Begitu tegas dan anggun menghias langit yang berawan. Aduh keren abis. 28 Mei 2006 06:20:37
- Semoga kau selalu ingat bahwa di balik masa yang suram pasti akan ada harapan indah.
Cerita Sang Mentari
Artikel Terkait:
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
0 Komentar:
Untuk menghargai tulisan ini cukup dengan memberikan komentar.
(NO SPAM). Dan tidak melakukan PLAGIAT tanpa izin. Terima Kasih
Belum Ada yang komentar
Ayoo.. Berikan pendapatmu.
Sekecil apapun itu, pasti ada nilainya
Poskan Komentar